THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Kamis, 04 September 2008

kisah kisah lucu yang tidak terlupakan

(ditulis pertama kali tanggal, Sabtu, 2008 Januari 12)

1. Pada usianya yang ke-5 anak pertama saya sudah mengenal huruf huruf tetapi belum bisa menggabungkannya untuk menjadi kata kata. Ada pengalaman lucu mengenai hal itu. Ketika masih tinggal di depok kami selalu menggunakan KRL jurusan Depok – Kota.
Setiap pemberhentian/stasiun anak kami selalu bertanya stasiun apa. Suatu saat kereta berhenti di stasiun TEBET, kami menyuruh sang anak untuk mengeja nama stasiun itu, dengan lancar dan lantang anak kami mengeja “ T – E – B – E – T “ kami pun kagum, langsung saya suruh ucapkan katanya (gabungan huruf tadi), dengan lantang pula ia menyebutkan nama stasiunnya SAWAH BESAR, kami pun tertawa serta seluruh penumpang KRL yang mendengar.


2. anak kami waktu masih berumur 5 thn memang masih lucu, suka mengikuti apa yang kami lakukan. Bila memecahkan telur puyuh matang selalu memukulkannya ke jidat anak saya, hanya menggoda dan mengajarkan supaya berani dan tidak takut akan benturan kecil.
Suatu saat ibu pulang dari belanja membawa telur puyuh, anak kami bertanya apakah telur puyuhnya matang. Ibu pun menjawab iya, karena biasanya telur puyuh itu memang sudah matang. Akhirnya dipukulkannya telur puyuh itu ke jidat sendiri, prak........ ternyata telur puyuh itu masih mentah. Kotorlah muka anak saya itu.


3. ada lagi cerita lucu tentang anak kami yang pertama ini. Kebiasaan istri saya menyimpan bumbu apa saja di dalam kulkas termasuk terasi batangan.Setelah membuat kue tart, sisa coklat batangan juga disimpan di kulkas. Coklat batangan manis dan enak saya patahkan dan makan, dan sisanya dikembalikan ke dalam kulkas. Anak saya minta juga, saya suruh ambil sendiri di kulkas. Anak saya bilang yang ini pak, saya jawab iya karena terlihat bentuknya sama. Namun begitu digigit oleh anak saya rasanya kok aneh...... uwek uwek........... ternyata anak saya mengambil terasi batangan. Aduh kasihan deh.


4. lain lagi tentang istri saya. Kami memang keluarga yang lucu, guyon dan jail dengan konyol biasa kami lakukan untuk keakraban keluarga. Suatu saat istri saya mau menjaili saya mengambil jari telunjuk saya untuk dimasukan ke lobang hidungnya. Karena istri saya tidak tahu jari telunjuk saya sudah memegang sesuatu yang paling bau, saya pura pura menolak menahan tangan saya untuk dimasukan ke lubang hidungnya. Akhirnya saya lepas dan ditempelkan jari telunjuk saya ke hidungnya.......ah.....bau apa ini pak. makanya jangan jail sama raja jail. Mau jail malah kena yang lebih jail jadinya.


5. karena tinggal di bekasi dan bekerja di jakarta, istri saya kalau pulang selalu naik bis dan minta dijemput di tol bekasi timur. Seringkali karena pulang kerja itu capai dan rasa kantuk timbul menjelang bis tiba di pintu tol bekasi timurdan tertidur, akhirnya seharusnya sudah turun akhirnya kebablasan sampai terminal atau bulak kapal. Setelah bangun dengan terbengong bengong melihat suasana sekitar yang agak berbeda dan setelah bertanya sama kondektur barulah sadar bahwa kelewatan dari tempat pemberhentian seharusnya. Yah mau gak mau sayapun akhirnya menjemputnya ke bulak kapal, mau marah, tapi lucu juga.


6. perempuan dimanapun selalu identik dengan cerewet dan suka ngobrol. Istri sayapun kalau sudah ngobrol panjang lebar seolah olah tidak ada komanya. Suatu saat saya ajak ke kantor tempat saya bekerja, iapun ngobrol dengan rekan saya, dan saya rekam suara istri tanpa ia sadari, panjang lebar ia bercerita. Begitu sampai dirumah rekaman itu saya setel ia pun kaget. Ternyata istri sayapun mencoba membalasnya, dengan bekerja sama dengan anak saya, suatu saat saya pulang setelah menangani permasalahan kakak ipar di bengkel tempat kerjanya. Sayapun ditanggapi untuk bercerita tentang hasil penyelesaian masalah yang dihadapi kakaknya.eh ternyata cerita saya itu direkamnya, begitu saya selesai bercerita panjang lebar.diputarlah hasil rekamannya, saya kaget rekaman kapan..... semua pada tertawa.


7. sering saya menjaili istri dengan membohongi kejadian seolah olah beneran. Tapi yang namanya perempuan percaya aja. Dengan berpura pura tangan terjepit oleh tumpukan buku yang banyak, istri saya percaya dan membantu saya untuk melepaskannya. Padahal saya hanya berpantomin seolah olah tangan terjepit......................... uh uh uh........... akhirnya sayapun tertawa terbahak bahak . masa sih kita bisa kejepit sama tumpukan buku.

8. Kisah lain yang tak kalah konyol dan selalu menjadi ingatan istri adalah saat kami masih kontrak di rumah petak di daerah Surabaya. Saat malam tiba listrik dari PLN mati, untuk penerangan darurat istri menyalakan lampu teplok/cublik lampu sumbu yang menggunakan minyak tanah. Listrik mati sampai besok pagi, begitu kami bangun istri saya tertawa melihat wajah saya yang penuh kotoran hitam, sebaliknya sayapun tertawa melihat wajah istri penuh dengan kotoran hitam yang ternyata berasal dari asap lampu teplok. Setelah itu baru kami mengerti bahwa lampu teplok itu jangan asal nyala tetapi harus diatur apinya supaya tidak menimbulkan debu hitam.

9. Kami tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta, untuk menuju ke Jakarta saya naik motor dulu dari rumah dan parkir di tempat penitipan motor sebelum Naik Bis dari yang /lewat Pintu Tol Bekasi Timur,dan pulangnya kamipun janjian dengan istri untuk saling menunggu di tempat penitipan motor tersebut.
Suatu saat istri saya sudah tiba duluan di tempat penitipan motor, namun karena ada keperluan istri saya kebelakang dan begitu saya tiba disana saya tidak melihat istri saya sudah datang, maka saya ambil motor dan saya tunggu di luar.
lebih dari satu jam kami saling menunggu, saya berada di seberang, sedangkan istri ada di tempat penitipan motor. Saya sudah tidak sabar, katanya sudah sampai maka sayapun masuk ke wartel dan menelpon hp istri ............ha........ha........ha.........ternyata ada di tempat penitipan motor dan kami saling menunggu sangat lama dan lebih dari se jam. akhirnya kamipun pulang dan berantem dijalan saling menyalahkan..........konyol juga.

10.Suatu saat saya membuat teh instan rasa jeruk nipis (merk lupa), karena belum sempat diminum saya keburu ada keperluan sebentar keluar rumah. begitu kembali dan ingat saya punya teh yang segar, tapi ternyata sudah tidak ada/habis, ada yang minum rupanya. ketika saya tanyakan sama istri, apakah teh yang saya buat diminumnya, jawaban istri saya tidak. saya percaya saja (bisa juga yang minum adalah anak saya), tapi begitu saya tanya tehnya rasanya enak, ya! ternyata spontan istri saya mengangguk tanda iya....... ha ha ha ha artinya tidak minum tapi tahu rasanya.....ketahuan khan, bohongnya.........

11. Pagi yang gelap (pkl 05.15) Kami berangkat kerja dan bertiga naik motor, saya yang mengendarai motor, anak saya yang masih SMP duduk ditengah, dan dibelakang istri saya.
Karena merasa ban belakang kurang angin, istri saya menyarankan tambah angin dulu. Begitu melewati tempat tambal ban tidak jauh dari tikungan dukuh zamrud (sekarang RM Padang AJO) ,sambil motor bergerak pelan saya melihat tukang tambal bannya masih tertidur pulas di kiosnya maka sayapun tancap gas sambil mencari tukang tambal yang masih melek aja.....tiba tiba anak saya mencolek setelah terima panggilan HP dan sayapun kaget ternyata anak saya bilang"Pah kembali, mama masih dibelakang", padahal kami berdua sudah berada di sekitar SMAN 9 Bekasi. waduh, rupanya ketika motor bergerak pelan ternyata istri saya berinisiatif turun. Akhirnya sayapun kembali menjemput sang istri didekat tempat tambal ban, tentu saja marah marah sampai puassss

12. Kalau hari sabtu saya libur, tapi istri tetap kerja. Makanya saya kebagian ngantar pake motor ke Pintu tol bekasi timur/perempatan kali malang dan nantinya istri naik bis 3/4 jurusan Pulogadung. Supaya lebih cepat saya menyarankan untuk naik bisnya tepat didepan pintu tol bekasi timjur arah jakarta, sayapun ngantarnya tidak terlalu jauh pikir saya nanti jemputnya juga nggak jauh dari tempat itu. Begitu istri saya sudah kembali dari kerja dan minta jemput lagi, saya pun menunggu di tempat mengantar tadi, tapi kok nggak ada bis yang dari arah pulogadung padahal istri saya bilang sudah nyampe.istri saya marah marah karena saya nggak muncul muncul padahal katanya sudah tunggu di tol timur......astaga....saya baru sadar pintu masuk arah jakarta berada di selatan jalan tol cikampek sedangkan pintu keluar dari jakarta berada di sebelah utara tol cikampek(berseberangan), pantesan nggak ketemu, akhirnya saya bergerak menuju tempat istri saya menunggu, dengan marah marah istripun kapok dengan ide saya ini, besok lagi kalu mau jemput di tempat biasa saja.....heh.......heh...................

13. Suatu saat, sepulang kerja saya beserta istri naik KRL Jakarta-Bekasi AC Ekonomi. karena Ber AC dan terasa sejuk serta penumpang yang tidak begitu banyak, kami yang terasa capek karena pulang kerja merasa ngantuk, istri tertidur sayapun tertidur. masing masing menganggap ah...salah satu melek nanti kalau sampai di bekasi pasti dibangunin. walah... ternyata kami berdua tertidur pulas (posisi duduk) sampai kereta tiba di bekasi. begitu para penumpang turun, yang melewati kami teriak... hai bangun...bangun sudah sampe....wah.......kami berdua bangun dan terkaget kaget sambil saling menyalahkan kenapa semua pada tertidur dan saling mengandalkan ......yah yang paling sebel rasa malunya itu lho, para penumpang di luar kereta masih pada ngeliatin kami.

0 komentar: