THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Sabtu, 27 Desember 2008

TERKUNCI DI WC

waktu kelas 5 sd, ada pengalaman yang tak terlupakan....mungkin teman-temanku juga tidak tahu. sewaktu istirahat kami berjalan beriringan dengan teman teman, saya berada di belakang mereka. sayapun iseng mencolek teman yang didepan, langsung lari dan bersembunyi di wc dan saya tutup....brak. pintu tertutup, teman yang saya goda tidak berhasil menemukan saya.
Tapi ternyata, gagang pintu wc tidak ada .... alamak saya mau teriak, malu sama teman yang saya godain. sambil berusaha dan mencoba membuka pintu.... aduh susah. hampir saya putus asa dan menangis. didalam wc ada barang barang milik penjaga sekolah(alat kebersihan dan ember) dan entah bagaimana saya kok langsung mengangkat barang barang tersebut dan ternyata sayapun menemukan gagang pintu..........alhamdulillah saya pun bisa keluar dari wc yang hampir 5 menit lebih terkurung tanpa ada yang tahu. begitu sampai di kelas teman saya tanya sembunyi dimana, kok nggak ketemu....saya bilang ...ada deh..................

Senin, 22 Desember 2008

belum libur

Hari Senin tanggal.22 Desember 2008, Sekolah sekolah di Jakarta sudah mulai libur. Kami yang tinggal di Bekasi tidak tahu kalau di Bekasi belum libur. sehingga anak saya yang masih kelas dua sekolah dasar pagi harinya bangun agak siang. Tiba tiba mobil jemputan sekolah datang, kagetlah saya, ternyata sekolah dasar di bekasi belum libur. Akhirnya mobil jemputan saya suruh berangkat duluan. Dan anak saya buru buru mandi dan berganti pakaian. Saya dan istri sayapun sibuk menyiapkan keperluan anak pakaian, buku pelajaran dan baju serta sarapan sambil pakai baju seragam. setelah selesai buru buru saya antar pakai motor................. ah akhirnya tiba juga di sekolah, dan anak anak yang lainnya masih berada di luar kelas.
yah itulah akibat otonomi daerah, liburan sekolah tiap daerah tidak sama.

cireng dibenci, cireng dicari

saat menjadi kontraktor alias mengontrak di kukusan beji depok(dekat ui) saya kedatangan orang tua dari Bandung. Mereka menjenguk kita yang mencoba peruntungan di Jakarta yang ngontrak dulu sebelum punya rumah. istri saya yang masih keadaan stres karena diajak ke tempat kontrakan yang sangat sederhana, isinya hanya marah marah. setelah ibu kembali ke Bandung ada oleh oleh CIRENG (Aci/kanji digoreng) yang belum digoreng. "apaan ini, makanan gak jelas" .
'itu cireng mah, goreng dulu lah, enak kok" jawab saya
"ah, nggak. ngerepotin" tapi akhirnya istri saya menggorengnya sambil marah marah, dan tiba tiba "aduuuuh................." saya lihat ke belakang, ternyata muka istri saya kecipratan minyak penggorengan cireng." udah makanan nggak enak, nyusahin lagi. besok ibu jangan bawa lagi makanan kayak gini!" saya cuma bilang iya.
Setelah beberapa bulan kemudian, kami berkunjung ke Bandung. Kebetulan adik saya sedang menggoreng cireng, dan menawarkannya ke istri saya " Kak, mau nggak. enak lo....apalagi pake sambel kacang", saya menimpali" jangan dik, kakakmu kapok ama cireng dan pasti nggak suka"
Tapi begitu lihat adik saya makan cireng yang ditambahi sambel kacang dan kelihatannya terasa enak, istri sayapun nyicipi cireng yang dibencinya........waduh, kok enak ya.
"katanya nggak suka, kapok ama cireng kok sekarang malah bilang enak, makanya cicipi , jangan dibenci dulu..."
akhirnya begitu kita mau kembali ke Jakarta istri sayapun minta dibawakan cireng.
cireng dibenci jadi cireng dicinta, sampai sekarang bila membeli gorengan yang dicari cirengnya dulu.

Selasa, 16 Desember 2008

apel yang gagal

setelah jadian.........waduh hati selalu berbunga bunga dan selalu ingin ketemu sama si dia. jadi nggak ada yang namanya malam mingguan, yang ada semua adalah malam minggu, kecuali lagi piket.
Suatu saat di lingkungan basis al dinyatakan konsinyering , jadi nggak ada anggota bujangan yang boleh keluar basis dan semua penjagaan dijaga ketat. sebelumnya ada kerusuhan.........1991.
oalah.....gimana nih, udah janjian mau datang. udah ngebet pengen ketemu tapi nggak bisa keluar. Teman teman yang lain membuat kesibukan sendiri di kapal, tapi saya yang lagi falling in love harus bisa ketemu.................
Saya pun mencoba cari jalan keluar dengan menghindari penjagaan, saya mencoba melewati pinggiran tambak tambak, padahal saya sendiri belum tahu bisa lolos apa nggak dan ada jalan pintas untuk keluar. cuma dalam hati harus keluar dari basis dan ketemu si dia. Dikejauhan terdengan suara peluit petugas bersahutan, memanggil dan melarang anggota yang akan keluar basis, tapi dengan hati deg degan saya tetap bergerak melewati tambak-tambak, namun karena pinggiran tambak yang basah dan licin, saya pun terpeleset dan gedubrak....eh keceprek.....kedua kaki saya tertanam di lumpur .....aduh.
walaupun posisi jatuhnya berdiri celana saya kotor....kakinya gimana...ya iyalah kotor juga.
saya pun coba keluar dari lumpur, terus lanjutkan perjalanan. si sendal yang ada di telapak kaki nggak mau keluar, akhirnya saya lepas dari lumpur tanpa sendal.
otomatis, batal rencana menggebu gebu untuk ketemu si dia, yang ada dongkol, marah pada diri sendiri dan malu. tapi nggak ada yang liat lho.....saya pun kembali ke kapal, sebelumnya kaki dan celana dibilas sama air laut.

nyasar

Ini cerita masa lalu, boleh dikata masih pacaran ama calon mamanya anak-anak. Istri saya kuliahnya malam hari, jadi kalau bukan malam Minggu dan saya main ke rumahnya berarti saya wajib mengantarkan ke kampusnya di Daerah Pucang Adi. Istri saya tinggal di daerah Mrutu Kalianyar/Bulak Rukem Sby, sedangkan saya hanya hafal jalur Surabaya sekitar Jalan Utama misalnya Wonokromo-Jembatan Merah-Tg.Perak. Nah, kalau istri minta antar ke kampus dengan naik motor pinjaman kakaknya, dia yang mengarahkan ke kampusnya (belok kiri maupun kanan, istri saya yang kasih komando), setelah sampai di kampus, saya pun pamit pulang kembali ke rumah. Istri saya tanya "Hafal jalan pulang", saya jawab"Gampang, tinggal ngikutin jalan tadi".
Ternyata, begitu menjauh dari lingkungan kampus saya berputar putar dan kembali ke jalan yang sama, waduh ternyata saya tersesat. bayangan jalur berangkat, begitu kembali (sudut pandangnya jadi kebalik khan) membuat saya bingung....................setelah putar putar berkali-kali di jalur yang sama akhirnya saya menemukan wonokromo .....walah langsung aja ambil jalur utama, dan sampailah saya di rumah (calon) istri saya. sampai sekarang istri saya tidak tahu hal ini, karena malu. padahal lebih dari sekali saya mengalami itu. dan sampai sekarang tetap aja nggak hafal jalur itu.

Kamis, 04 Desember 2008

dongeng raja dengan 3 orang anak

Sebagai orang tua yang baik, kita suka juga membacakan/menceritakan dongeng sebelum tidur kepada anak saya. Untuk anak yang kedua sejak saya menceritakan dongeng sebelum tidur, ia selalu ketagihan dan minta didongengkan setiap malam mau tidur. Semua cerita tentang binatang yang kita ingat sudah saya ceritakan, selanjutnya cerita ttg binatang yang kita karang sendiri sampai akhirnya cerita ttg anak saya sendiri.....habislah bahan cerita hingga saya bingung masa mau ngulang terus cerita yang sama, sementara si anak selalu minta didongengkan. gimana caranya supaya berhenti......akhirnya saya bercerita seperti ini :

pada suatu hari,
ada seorang raja yang mempunyai 3 orang anak,
anak pertama sukanya berburu,
anak yang ketiga sukanya berperang,
dan anak yang ketiga sukanya cerita, ceritanya begini :

pada suatu hari,
ada seorang raja yang mempunyai 3 orang anak,
anak pertama sukanya berburu,
anak yang ketiga sukanya berperang,
dan anak yang ketiga sukanya cerita, ceritanya begini :

pada suatu hari,
ada seorang raja yang mempunyai 3 orang anak,
anak pertama sukanya berburu,
anak yang ketiga sukanya berperang,
dan anak yang ketiga sukanya cerita, ceritanya begini :

pada suatu hari,
ada seorang raja yang mempunyai 3 orang anak,
anak pertama sukanya berburu,
anak yang ketiga sukanya berperang,
dan anak yang ketiga sukanya cerita, ceritanya begini :

pada suatu hari,
ada seorang raja yang mempunyai 3 orang anak,
anak pertama sukanya berburu,
anak yang ketiga sukanya berperang,
dan anak yang ketiga sukanya cerita, ceritanya begini :

pada suatu hari,
ada seorang raja yang mempunyai 3 orang anak,
anak pertama sukanya berburu,
anak yang ketiga sukanya berperang,
dan anak yang ketiga sukanya cerita, ceritanya begini :

pada suatu hari,
ada seorang raja yang mempunyai 3 orang anak,
anak pertama sukanya berburu,
anak yang ketiga sukanya berperang,
dan anak yang ketiga sukanya cerita, ceritanya begini :

dst....dst....dst.....

anak saya pun bingung dengarnya dan akhirnya gak mau lagi dengar dongeng yang seperti ini lagi, tiap malam kalau ditawarkan dongengpun nggak mau, takut nanti ceritanya seperti itu, bikin pegel dan nggak selesai selesai.