Senin, 29 Oktober 2012
pulang dulu
Lumayan tgl 25 oktober 2012 Sore mami pulang dan besoknya bisa lebaran haji dirumah, Selama di rumah mami cerita pengalaman selama diklat. kayak di militer aja semua serba apel, bangun jam 3 tidur jam 22, setiap pagi olahraga bahkan longmarch naik turun gunung....cuapeek pooollll katanya. belum kegiatan belajar yag bikin ngantuk sampai jam setengah 10 malam, wow.
hari ini tgl 29 Oktober 2012, Tadi juga bangun pagi dan jam 6 sudah di Diklat Menza Kuningan, mengikuti upacara sumpah pemuda baru berangkat lagi ke Bandung.
sampai di bandung kasih kabar, males....gak semangat....pengen balik lagi ke jakarta.
aduh mami, semangat dong.............sebentar lagi selesai, tanggal 3 November 2012, insya allah udah kembali ke jakarta.
Diposting oleh heri di 06.00 0 komentar
Sabtu, 13 Oktober 2012
akHir NyA
Begitulah saya tulis, karena saat ini istri saya sedang menjalankan Prajabnya selama kurang lebih 21 hari di Cimahi, untuk mendapatkan predikat PNS.
Setelah puluhan tahun mengajar, mulai dari SMP Swasta Cahaya di Surabaya (1992-1997), SMK Al-Hidayahdi Jakarta (1997-2000) , SMA YPR di Jakarta (1997-2000), SMA Kartika di Jakarta (1997-2009) dan SMA PGRI di Jakarta (1998-2011) dan mengikuti beberapa kali seleksi CPNS tapi gagal, sebagai Guru bantu sejak tahun 2003 serta mengikuti demo untuk diangkat menjadi PNS, untuk guru bidang studi tertentu akhirnya pada tahun 2010 dimulailah mengurus pemberkasan untuk menjadi CPNS, dimana kelengkapan administrasi harus secepatnya diselesaikan.
Tidak lama sejak selesai Pemberkasan dan dinyatakan lengkap, test wawancara pun dijalani.
Tahun 2011 dilewati, kok panggilan untuk mendapatkan SK CPNS belum ada kabar, sehingga muncul rasa pesimis betulkah akan diangkat? karena pada tahun 2007 semua guru bantu membuat pemberkasan lengkap yang katanya akan diangkat ternyata tidak jadi, apakah yang ini juga gagal?
Tetapi kabar baik pun akhirnya datang jugapertengahan tahun 2011, setelah mendapat info NIP dan mendapatkan SK CPNS, akhirnya tugas mengajarpun pindah tugas mengajar di SMP Negeri tidak jauh dari tempat tinggal.
Begitulah perjuangan seorang guru yang mengajar sebagai honorer di swasta yang berjuang untuk merubah nasibnya menjadi Guru PNS.
Diposting oleh heri di 05.07 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)

